Catatan daeng itjall

The place where i write some words

  • Home
  • Reminder
  • Gallery
  • Download
 
Egois.... suatu kata yang konotasinya negatif. Percaya atau tidak, pasti kalian tidak akan menyukai seseorang yang suka egois. Dan yakinlah pasti kalian pengen sesegera mungkin menjauh darinya.
Meski kepentingan orang banyak harus didahulukan, tapi ternyata ada kalanya kita perlu berlaku egois.... sesekali.
Jangan heran dulu. Ada beberapa alasan positif kenapa egois (sesekali) itu perlu. Menurut pakar sosial, orang yang menempatkan diri pada urutan paling atas itu alias egoistis, biasanya:
  1. Percaya pada ide-ide dan pendapat sendiri
  2. Tidak malu mengemukakan apa yang mereka inginkan, bahkan termasuk dalam hal-hal yang pribadi seperti hubungan cinta
  3. Memiliki batasan yang jelas dalam setiap hubungan sosial mereka, baik hubungan kerja, keluarga, dan pertemanan
  4. Mau menyediakan waktu untuk ‘mengisi baterai’ dan meningkatkan kesehatan tubuh
Tentunya hal-hal tersebut di atas akan bernilai positif asalkan masih dalam batas-batas kewajaran dan tidak berlebih-lebihan.
Sebaliknya, mereka yang sangat tidak egois yakni yang selalu mengutamakan kepentingan umum alias kepentingan bersama, biasanya sering: 
  1. Kurang percaya diri dengan kemampuan sendiri
  2. Mewujudkan sesuatu yang paling banyak disukai orang, meskipun dalam hati mereka tidak setuju
  3. Hanya sedikit memiliki kesadaran akan diri sendiri hingga jarang memperjuangkan keinginan sendiri
  4. Mengalah pada orang-orang yang mereka sayangi
Orang seperti ini, biasanya bekerja atas dasar ingin menyenangkan hati semua orang, yang (belum tentu) bisa berlaku hal yang sama pada dirinya.
Jadi, udah paham kan akan hal-hal positif jika kita sesekali berlaku egois?
Share on:

Dunia kerja, adalah salah satu institusi yang paling banyak 'merebut' waktu kita, bukan hanya tempat bekerja, tapi juga tempat bersosialiasi. Oleh sebab itu, selain meningkatkan keahlian kita secara  teknis dan profesional, kemampuan bersosialisasi pun perlu ditingkatkan. Apa pun bidang pekerjaan kita, meskipun bukan di bagian kehumasan/Public Relation, sosialiasi tetap harus dilakukan, sebagai bagian dari interaksi dengan orang lain.
Prinsip paling dasar bersosialiasi adalah bagaimana orang lain bisa mengenal Anda, dan menyukai Anda. Tak ada seorang pun senang pada rekan kerja yang memelototi layar komputer seharian. Tapi, tak ada seorang pun yang suka bila ada rekan yang terlalu sibuk bergosipria seolah tak punya kerjaan, atau sibuk bergunjing, mengomentari dan mengkritik ini itu sehingga dijuluki public enemy. Karena itu, sosialisasi amat tergantung kemampuan Anda menarik-ulur semua interaksi itu.
Hal-hal apa saja yang dapat kita latih untuk meningkatkan kemampuan bersosialisasi? Berikut adalah 10 cara untuk meningkatkan kemampuan bersosialisasi:
  1. Berbicara yang jelas. Kemampuan berkomunikasi akan berdampak pada bagaimana orang-orang akan memperlakukan Anda. Mereka yang periang biasanya banyak teman, karena ia tahu bagaimana membangun pembicaraan dan bagaimana berkomunikasi yang efektif.  
  2. Mempunyai sesuatu untuk dikatakan. Jangan berpikir bahwa hanya karena Anda berbicara, orang lain pasti mendengarkan. Pastikan bahwa apa yang Anda sampaikan memang ada 'isinya'. Dan jangan sampai pendengar anda hanya  jadi 'ember bocor'.  
  3. Penuh pengertian. Setiap orang punya latar belakang yang berbeda. Jadi, pembicaraan awal biasanya tidak bisa dijadikan patokan untuk menilai orang lain. Anda bisa saja tidak setuju dengan rekan kerja, tapi masih bisa bekerja sama secara produktif. 
  4. Pengaruhi orang lain. Dengan pendapat dan opini yang bermutu, Anda telah memberikan 'warna' dalam bersosialisasi. Hal ini akan mempengaruhi orang lain dan mereka akan menyukai Anda.  Tentunya pengaruh yang dimaksud adalah pengaruh yang positif.
  5. Selesaikan setiap masalah. Konflik tidak selalu jelek. Setiap argumentasi bisa dijadikan bahan untuk solusi. Kalau Anda bisa, lakukanlah. 
  6. Tetaplah berkepala dingin. Hati boleh panas tap kepala harus tetap dingin, sudah biasa terdengar. Jadi, kalau Anda melihat ada orang yang memang senang cari gara-gara, mendingan jauhi saja dia. Tapi jika terlanjur tidak 'sempat' menjauhinya,  jangan menanggapi terlalu berlebihan ucapannya. Tanggapilah sewajarnya. 
  7. Jangan takut untuk berubah. Ada orang yang begitu keras kepala sampai ia tak mau berubah meskipun perubahan itu baik. Jangan sampai anda begitu.  Jika tujuannya adalah baik dan demi kemajuan anda, kenapa harus takut?
  8. Tidak ada "saya" dalam teamwork. Banyak orang gemar membawa egonya dalam suatu teamwork. Semoga Anda bukan salah satunya. Jangan pernah lupa untuk memuji pekerjaan orang lain, niscaya mereka juga akan melakukan hal yang sama kepada anda. 
  9. Berdirilah di tengah-tengah. Memang agak sulit, apa lagi kalau Anda terlibat langsung. Tapi, paling tidak, Anda punya pendapat yang jernih bila ada suatu konflik. Cobalah ambil jarak dulu, supaya Anda bisa menganalisis sesuatu dengan akurat. 
  10. Miliki rencana. Seperti apa pun dalam kehidupan, persiapkan diri Anda ketika akan bersosialisasi. Biarpun Anda spontan dan pandai beromong kosong, Anda harus punya patokan dalam proses berpikir ketika melakukan percakapan. 
Percayalah, jika kesepuluh hal tersebut di atas anda latih terus-menerus, maka kemampuan bersosialisasi anda akan semakin terasah denga baik, sehingga kesuksesan akan semakin mudah anda raih. 



Share on:
 
Cemas dan khawatir rasanya tak mungkin terlewatkan dalam hidup manusia. Sebetulnya, kecemasan bukanlah sesuatu yang berbahaya. Pada keadaan tertentu, kecemasan bahkan bisa memotivasi orang untuk lebih baik lagi menjalankan tugas sehari-harinya.
Namun, ada yang mengalaminya terlalu sering atau terlalu berlebihan, ketika sesamanya menanggapi suatu situasi tertentu dengan wajar. Boleh jadi, kalian juga termasuk si pencemas itu. Kalau cemas sudah jadi obsesi, itu bisa menginterupsi kegiatan sehari-hari dan merusaknya. Karena itu, cobalah hilangkan kecemasan itu dengan tips dan trik sebagai berikut:
  1. Mengetahui batas kemampuan Anda Ciptakan dan prioritaskan tujuan Anda, baik kehidupan pribadi maupun profesional. Lalu, jabarkan pelaksanaannya dalam bentuk mingguan, bulanan, atau jangka waktu tertentu. Sadari bahwa tak ada gunanya membuang waktu dan energi untuk terobsesi dalam salah satu isu, event, atau pun orang-orang yang berada di luar kontrol.
  2. Percayai diri Anda sendiri Setiap kali Anda menghadapi suatu masalah, ingatkan diri bahwa Anda akan bisa menghadapinya. Ingatlah bahwa Anda tak akan diberi suatu beban yang Anda tak mungkin bisa memikulnya. Bisa juga Anda mengingat-ingat sukses yang pernah Anda raih, hanya untuk memastikan bahwa Anda memang berpotensi.
  3. Persiapan menghadapi risiko terburuk Walau Anda berpikir dengan optimistis, tak ada salahnya mempersiapkan diri menghadapi risiko yang terburuk. Misalnya, bila sekarang Anda sedang bekerja di suatu perusahaan, buatlah skenario tersendiri tentang kantor itu. Yang terburuk adalah, bagaimana bila perusahaan ini tutup dan Anda harus mencari pekerjaan lain. Karena itu, Anda mempersiapkan diri dengan menjalin networking, in case Anda membutuhkannya suatu hari nanti.
  4. Selalu berharap yang terbaik Walau begitu, Anda tak boleh menyangsikan kemurahan Sang Maha Pencipta. Tetaplah terus berpikir dan berperilaku positif, mengharap keadaan yang terbaik. Tetap berharap akan memacu Anda untuk hidup dengan baik.
  5. Buat daftar ketakutan Anda Catatlah segala ketakutan dan kecemasan Anda dalam suatu bentuk tertulis. Ketika Anda merasa cemas, bacalah dan sadarilah bahwa ternyata Anda tetap hidup dengan baik selama itu. Percayalah, lambat laun kegelisahan Anda akan lenyap.
  6. Cari pertolongan Bila Anda merasa segalanya sudah nyaris tak tertahankan, carilah bantuan. Anda bisa membagi masalahnya dengan teman, atau dengan ahli.
  7. Cari kesibukan Cara lain untuk menghilangkan kecemasan yang berlebihan adalah dengan menjaga Anda tetap sibuk. Kalau Anda merasa bahwa Anda terganggu sedemikian rupa oleh suatu hal, buatlah proyek baru yang akan membuat Anda sibuk.
  8. Yakin rasa ini bisa hilang Jangan sampai Anda berpikir bahwa rasa cemas ini sudah mendarahdaging dan karena itu tak bisa dihilangkan.
  9. Selama ada kemauan, pasti ada jalan Buang jauh-jauh rasa putus asa itu. Selama Anda masih punya motivasi untuk mengatasinya, segala macam rasa cemas ini bisa diatasi.
  10. Pertebal iman Kepercayaan dan iman Anda akan menolong banyak ketika Anda sedang cemas. Anda akan percaya bahwa segala sesuatu itu terjadi karena kehendak Yang Maha Kuasa, dan bahwa Anda akan selalu berada di bawah lindungan-Nya. Kepercayaan seperti ini akan membantu menghilangkan rasa cemas.
Semoga tips dan trik kali ini dapat kalian gunakan jika suatu saat mengalami kondisi kecemasan yang berlebihan. Atau dapat kalian sarankan ke teman-teman, kolega, keluarga maupun kenalan-kenalan kalian. 
Semoga bermanfaat.
Share on:



Makin bijak seseorang berari makin banyak cobaan telah di hadapinya. Semua orang pernah mengalami tentangan batin. Semua orang pasti pernah mengalami kesulitan.

Cobaan di berikan untuk kebahagiaan. Tuhan maha adil, Dia-Sang Esa tidak pernah melepas hambanya sendiri dan tersesat di lembah kesulitan. Hanya bagaimana hamba tersebut memilih jalannya.

Saat kau tersesat, merasa hilang, dan kosong, Jangan kau menyerah. Jangan kau bersedih. Ingatlah selalu setelah gelap terbitlah terang. Semua kesukaran ada jalan keluarnya.

Tetapi kadang cobaan itu sangat berat, jalan buntu seperti nampak di hadapan. Jangan kau ragu dan bimbang, Tawakkallah serahkan semua kepada Tuhan-mu. Sang Esa akan membantumu tetapi kau jualah yang harus memutuskan.

Jangan kau buat hidupmu susah dengan berpikir yang tidak semestinya kau pikirkan. Hadapi nasibmu Jalani dengan tegar, karena segala penyakit pasti ada obatnya, hanya kapan obat itu di temukan kau harus sabar.

Sabarlah dalam menjalani nasibmu itu, karena jawaban segala pertanyaanmu akan datang. Tidak cepat memang karena ini bukan hal instant. Ini merupakan pembetukan dirimu, Tidak ini tidak akan secepat engkau membalik telapak tanganmu. Jalani dengan sabar niscaya kaupun akan sampai pada ujung cobaan ini.

Menangislah kamu,karena menangis itu tidak mengapa, kala kau sedih,kala kau marah menangislah ungkapkanlah dan keluarkanlah semua isi hati dan keluh kesahmu, maka kau pun bisa merasa lega. Kadang kala seseorang akan menemukan jawaban atas pertanyaannya dan bisa menguasai keadaan setelah mereka mengungkapkan kesulitannya, Karena sebenarnya ini hanya permainan perasaanmu, apakah kamu siap mengahadapinya. saat kau siap,mudah kau keluarkan dan ungkapkan, maka legalah perasaanmu nantinya.

Berbahagialah kamu karena Tuhan masih mencintaimu. Sang Esa mengujimu karena engkau terpilih untuk naik ke tingkat kebijaksanaan yang lebih tinggi.

Nikmati hidupmu, Hargai sesamamu, Sayangi saudara dan sekitarmu, Sayangi dan Hargai dirimu. Berbahagialah kamu, karena kamupun berhak untuk berbahagia. Hidup adalah perjuangan namun penuh dengan kebahagiaan. Tidak ada kemudahan tanpa kesukaran.

Hanya tergantung kepada individu tersebut dalam menjalani hidup dan nasibnya, Jangan pernah menyalahkan nasibmu karena kau harus menerima apa adanya, Berjuanglah dan berusaha dan jangan lupa untuk berdo'a. Semoga Tuhan memberkati langkahmu dan kebahagiaan bersamamu.





Share on:
  • ← Previous post
  • Blog ini hanya sekedar pelampiasan uneg-uneg saja.
  • Hey, nama saya Itjall. Bukan profesional, tapi juga bukan amatir.
140x140

Itjall

Empunya Blog

Popular Posts

  • MEMBANGUN SALURAN PIPA KEKAYAAN
  • Kesalahan Fatal dalam Suatu Hubungan (Relationship)
  • Minum Teh Sangat Panas Tingkatkan Risiko Kanker
  • MAHAL dan MURAH
  • Curhat Iblis…….
Contents
  • Artikel Islami
  • Artikel Kesehatan
  • Artikel Motivasi
  • Catatan Ringan
  • Intermezzo
  • Lirik
  • Me and Family
  • Tips dan Trik

Me on Social Network

Facebook Twitter Instagram Gplus Youtube
Created By Catatan Daeng Itjall